PATRIOT RAKYAT – Kepala Staf TNI Angkatan Udara atau KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono meminta para perwira TNI AU untuk lebih adaptif dan meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan dinamika peperangan moderen.
Hal tersebut, menurut Tonny, harus dilakukan agar TNI AU tetap bisa diandalkan menjaga pertahanan negara di tengah kemajuan teknologi perang.
“Seluruh perwira harus menunjukkan kualitas kepemimpinan, karakter, dan kemampuan terbaik dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis,” kata Tonny saat memberikan pengarahan kepada Perwira TNI AU jajaran Lanud Sultan Hasanuddin, Kodau II, dan Kosek II di Ruang Supernova, Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, seperti dikutip siaran pers, Sabtu (25/04/2026)..
Menurutnya, saat ini perubahan karakter peperangan sudah merata dan mengarah ke multi domain yang mencakup darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.
Hal itu terjadi karena dipengaruhi dinamika geoekonomi global dan perkembangan teknologi yang pesat. Kondisi tersebut, lanjutnya, menuntut TNI AU untuk lebih adaptif agar tidak tertinggal dengan negara-negara lain yang sudah lebih maju.
“Satu kemajuan di dunia teknologi yang sudah dirasakan yakni pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan drone dalam operasi udara.”
Dirinya meminta seluruh perwira TNI AU beradaptasi dengan ragam perkembangan tersebut, dengan beberapa hal yang bisa dilakukan, yakni meningkatkan kualitas SDM prajurit dan kemampuan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AU.
Dengan alutsista canggih ditambah prajurit yang memiliki kemampuan untuk mengawaki dan membaca strategi, ia meyakini TNI AU akan semakin kuat di tengah perkembangan dinamika peperangan.
“Melalui pengarahan ini diharapkan seluruh prajurit TNI Angkatan Udara semakin siap dan profesional dalam menghadapi setiap tantangan tugas, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (*)